Rabu, 13 Februari 2008

Ririn Dwi Ariyanti


“Manusia Jangan Egois”

Kata Ririn, mengapa sering terjadi banjir karena manusia suka menyepelekan alam. Kita harusnya menyayangi alam karena alam nggak bisa didaur ulang. Banjir terjadi terus, jadi manusia nggak boleh egois hanya memikirkan kehidupan sekarang. Pikirkan untuk beberapa tahun ke depan, untuk alam yang bisa dinikmati oleh generasi-generasi mendatang.

Sore itu, langit di Timur Jakarta begitu bersahabat. Seraut wajah cantik khas Melayu terlihat sedang diwawancarai awak infotainment. Seperti biasa, ia begitu bersemangat dengan bibir yang tak henti-hentinya mengembang. Di luar sana, puluhan penggemarnya dengan setia menunggui dara kelahiran Jakarta, 6 November 1985 yang hari itu sedang syuting sebuah sinetron.

Usai diwawancarai infotainment, Ririn dengan ramah menerima kami. Beberapa hari sebelumnya, Ririn memang telah berjanji bertemu di sebuah rumah mewah di daerah Pondok Kelapa, Jakarta Timur, yang dijadikan tempat syuting sinetron berjudul Cahaya. Seperti seorang sahabat yang telah lama tak bersua, Ririn dengan antusias menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan kepadanya.

Kata sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina yang baru lulus November 2007 ini, air adalah kebutuhan primer yang sama besar artinya dengan nafas kita. Manusia tanpa air mustahil bisa hidup. Air adalah kebutuhan yang sangat penting. Kita minum dan membersihkan diri dengan air. Jadi, kata artis muda yang bermain bagus dalam beberapa sinetron seperti Ada Apa dengan Cinta, Bukan Diriku, Cincin dan Impian Cinderella ini, sudah selayaknya bila kita menghargai keberadaan air dengan sebaik-baiknya.

“Kita harus menjaga air dari pencemaran. Karena kalau kita nggak bisa dapetin air yang bagus, dampaknya mempengaruhi kesehatan kita banget. Kalau air yang nggak bagus itu, baju warna putih kalau diucuci bisa berubah kuning lama-lama. Terus untuk diminum bau, kalau dimasak yah nggak sehat. Akhirnya bisa jadi penyakit buat tubuh kita. Makanya air harus kita jaga dari pencemaran,” cerocos Ririn.

Cara yang paling gampang untuk menjauhkan air dari pencemaran, adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan. Setiap orang, kata dara yang mengaku setiap hari bisa minum sampai 3 liter air ini, pasti bisa melakukannya asalkan ada kesadaran.

“Kesadaran dari diri kita sendiri itu sangat penting. Contohnya ayah saya paling marah kalau lihat anaknya buang sampah sembarangan. Saat lagi di mobil misalnya, nggak usah buang sampah di dalam mobil. Nanti kalau sudah sampai di rumah baru dibuang di tempat yang benar. Ini saja sudah sangat membantu menjaga keseimbangan alam kok,” ujar bungsu dari 2 bersaudara pasangan Amelia Rusanti dan Sudirman Riantonoto.

Tak terasa sudah lebih 15 menit kami berbincang santai di sela-sela break syuting pemeran Talita di sinetron Cahaya ini. Yang menyenangkan raut mantan kekasih Benny Mulya ini tidak berubah seperti di awal-awal wawancara. Ia tetap ceria dan murah senyum. Dan, keceriaannya itu kontan bertambah tatkala saya memintanya berpose di depan kamera.

“Pokoknya saya berharap PDAM bisa terus meningkatkan pelayanannya untuk masyarakat. Kalau bisa sih air yang diproduksi bisa langsung diminum, meskipun untuk mewujudkan ini sepertinya butuh waktu yang lama. Mudah-mudahan saja hal ini bisa diwujudkan. Kalau itu sudah bisa terealisasi yang senang kan masyarakat juga, dan itu untuk kesehatan juga,” imbuh Ririn. Ya deh...

Pondok Kelapa, Kamis, 31 Januari 2008

Zili, Rosa Hilda dan si Ucok Pohan, yang terakhir adalah pemrakarsa sekaligus penggemar berat si Ririn:-P

Tidak ada komentar: