Kamis, 06 Desember 2012
Dibutuhkan Penulis Lepas (Freelance) dan Reporter Tetap
Kesempatan berkarir bagi Anda yang menyukai tantangan, memiliki kemampuan menulis yang baik, berwawasan luas, sehat jasmani dan rohani. Majalah internal PDAM seluruh Indonesia, “Majalah Air Minum” membutuhkan tenaga Reporter/ Wartawan dengan persyaratan ;
(1)Pria / wanita (2)Usia maksimum 35 tahun (3)Pendidikan S1 semua jurusan, dibuktikan dengan salinan ijazah terlegalisasi atau surat keterangan lulus (4)IPK minimum 2,75 (ilmu sosial) dan 2,50 (ilmu eksakta), dibuktikan dengan salinan transkrip nilai terlegalisasi atau transkrip nilai sementara (5)Fasih berbahasa Inggris lisan dan tulis (6)Berpengalaman dalam organisasi lebih disukai (7)Menyertakan pas foto terbaru dan berwarna (8)Siap ditugaskan keluar kota (9)Mampu bekerja tim dan dalam tekanan deadline (10)Menyertakan contoh tulisan yang pernah dimuat di media (11)Masa berlaku lamaran Desember 2012 – Februari 2013
Kirimkan berkas lamaran berikut Curriculum Vitae dan kelengkapan dokumen persyaratan Anda kepada: Redaksi Majalah Air Minum d/a GRAHA PERPAMSI Jl. Dewi Sartika 287 Cawang Jakarta 13630, Telp. 021-8093777, atau melalui e-mail : majalahairminum@yahoo.com
Dibutuhkan Wartawan
Kesempatan berkarir bagi Anda yang menyukai tantangan, memiliki kemampuan menulis yang baik, berwawasan luas, sehat jasmani dan rohani. Majalah internal PDAM seluruh Indonesia, “Majalah Air Minum” membutuhkan tenaga Reporter/ Wartawan dengan persyaratan ;
(1)Pria / wanita (2)Usia maksimum 35 tahun (3)Pendidikan S1 semua jurusan, dibuktikan dengan salinan ijazah terlegalisasi atau surat keterangan lulus (4)IPK minimum 2,75 (ilmu sosial) dan 2,50 (ilmu eksakta), dibuktikan dengan salinan transkrip nilai terlegalisasi atau transkrip nilai sementara (5)Fasih berbahasa Inggris lisan dan tulis (6)Berpengalaman dalam organisasi lebih disukai (7)Menyertakan pas foto terbaru dan berwarna (8)Siap ditugaskan keluar kota (9)Mampu bekerja tim dan dalam tekanan deadline (10)Menyertakan contoh tulisan yang pernah dimuat di media (11)Masa berlaku lamaran Desember 2012 – Februari 2013
Kirimkan berkas lamaran berikut Curriculum Vitae dan kelengkapan dokumen persyaratan Anda kepada: Redaksi Majalah Air Minum d/a GRAHA PERPAMSI Jl. Dewi Sartika 287 Cawang Jakarta 13630, Telp. 021-8093777, atau melalui e-mail : majalahairminum@yahoo.com
Lowongan Kerja Reporter / Wartawan Majalah Air Minum
Kesempatan berkarir bagi Anda yang menyukai tantangan, memiliki kemampuan menulis yang baik, berwawasan luas, sehat jasmani dan rohani. Majalah internal PDAM seluruh Indonesia, “Majalah Air Minum” membutuhkan tenaga Reporter/ Wartawan dengan persyaratan ;
(1)Pria / wanita (2)Usia maksimum 35 tahun (3)Pendidikan S1 semua jurusan, dibuktikan dengan salinan ijazah terlegalisasi atau surat keterangan lulus (4)IPK minimum 2,75 (ilmu sosial) dan 2,50 (ilmu eksakta), dibuktikan dengan salinan transkrip nilai terlegalisasi atau transkrip nilai sementara (5)Fasih berbahasa Inggris lisan dan tulis (6)Berpengalaman dalam organisasi lebih disukai (7)Menyertakan pas foto terbaru dan berwarna (8)Siap ditugaskan keluar kota (9)Mampu bekerja tim dan dalam tekanan deadline (10)Menyertakan contoh tulisan yang pernah dimuat di media (11)Masa berlaku lamaran Desember 2012 – Februari 2013
Kirimkan berkas lamaran berikut Curriculum Vitae dan kelengkapan dokumen persyaratan Anda kepada: Redaksi Majalah Air Minum d/a GRAHA PERPAMSI Jl. Dewi Sartika 287 Cawang Jakarta 13630, Telp. 021-8093777, atau melalui e-mail : majalahairminum@yahoo.com
Jumat, 19 Juni 2009
Terima Kasih Doank….

Hi Guys…(bahasa gaul neh)
Gue cuma mau ngucapin terima kasih banyak kepada teman-teman, para pengunjung setia yang sudah mau repot mampir, membaca, liat-liat foto atau apalah (melototoin muke gue yang ngguanteng kale? wkkkkkkk), di halaman blog gue. Nggak tahu kenapa, akhir-akhir ini gue agak males posting artikel baru. Hmmmm….
Pertama, mungkin karena seabrek kerjaan yang nggak ada habis-habisnya neh… Betul seh kalo dipikir-pikir yang namanya kerjaan itu nggak bakal pernah ada habisnya. Tinggal pintar-pintar manusianya mengatur dan memanfaatkan waktu seoptimal mungkin untuk kegiatan yang positif, salah satunya menulis (yang baik-baik tentu saja).
Oke deh, cuma ingin nulis ini doing kok, karena udah lama buanget blog ini “terbengkalai” dan mati suri. Selamat beraktifitas, terima kasih banyak sekali lagi yahh. Jangan berhenti berkreativitas dalam bidang apa pun yang kamu sukai. Sukses yahhh….
Rabu, 01 April 2009
Tragedi Situ Gintung

Jangan Hanya Saling Menyalahkan
Selasa (31/3) kemarin, bersama rekan-rekan kantor, saya berkesempatan meninjau langsung lokasi bencana Situ Gintung di Cirendeu, Tangerang Selatan. Dalam kesempatan tersebut, kami juga menyalurkan bantuan tandon (tanki) dan air bersih kepada para relawan dan pengungsi.
Hari kelima, pasca tragedi jebolnya tanggul Situ Gintung pada Jumat (27/3) pagi, suasana di lokasi kejadian, saat saya dan teman-teman kantor terjun langsung ke lokasi, masih diliputi kedukaan yang mendalam. Ratusan pengungsi yang terdiri dari orangtua, remaja dan anak-anak masih diliputi suasana pilu karena didera perasaan kehilangan, baik harta benda maupun karena ditinggal orang-orang yang disayangi secara tragis. Sampai hari ini tercatat korban yang meninggal berjumlah 100 orang, sementara yang belum diketemukan berjumlah 14 orang.


Hati siapa yang tak remukredam menyaksikan kegundahan para orangtua yang kehilangan anak terkasih, para anak yang kehilangan orangtua tercinta, suami kehilangan isteri, menantu yang kehilangan mertua, mertua kehilangan menantu, kakek kehilangan cucu,,, Belum lagi harta benda yang ludes dilindas air bah yang hanya dalam waktu sepersekian menit saja. Coba bayangkan kalau musibah tersebut menimpa kita atau keluarga kita? Rasakan kepedihan dan kehilangan mereka.
Di televisi saya menyaksikan seorang Ayah yang kehilangan isteri dan ketiga putranya. Terlihat betapa Sang Ayah begitu depresi menerima kenyataan seluruh belahan jiwanya pergi untuk selamanya. Ada pula kisah sepasang orangtua dari Lampung yang tak kuat menahan tangis karena anak gadis kesayangannya ikut menjadi korban. Lalu kisah seorang kakek yang selamat karena tersangkut di pohon, namun naas, seluruh keluarganya (anak, isteri, menantu dan cucunya) menjadi korban.



Di televisi pula saya menyaksikan para pejabat sibuk mencari pembenaran sendiri dan saling tuding menyalahkan pihak lain. Ada pula kisah yang kurang simpatik saat segelintir mahasiswa mendemo kunjungan kedua Wapres HM. Jusuf Kalla karena dituding hanya mencari popularitas. Ya ampun, kenapa sih kita menjadi begitu kekanak-kanakan? Kenapa kita tidak pernah mau belajar dari kegagalan dan bencana? Kenapa kita selalu penuh curiga satu sama lain? Kenapa kita tidak berpegangan erat dan bekerja bersama membantu apa yang bisa kita lakukan? Semoga sekecil apapun yang bisa kita lakukan, bermanfaat adanya.
Oya, adakah kalangan Black Community juga ikut bergabung bersama ratusan relawan di Situ Gintung? Mudah-mudahan ada yah, kalaupun tidak ada anggaplah saya sebagai perwakilannya hehe…
Senin, 30 Maret 2009
Postingan Ke-21 DBBC

Meniru Model Kampanye Djarum Black
Akhir-akhir ini kita sering mendengar janji-janji politik yang bertebaran baik melalui spanduk-spanduk di tepi jalan, brosur yang dibagikan para pengamen dan tukang parkir, berita yang terekam oleh awak media, atau melalui iklan di televisi. Janji-janji tersebut semakin marak pada pada masa-masa kampanye terbuka seperti sekarang, menjelang Pemilu legislatif alias Pileg tanggal 9 April 2009.
Di masa-masa kampanye terbuka yang akan berakhir pada 5 April 2009, para Caleg dan elit politik sibuk tebar pesona kemana-mana. Seolah berubah 180 derajat, mereka begitu perhatian dengan nasib rakyat. Janji-janji manis pun bertaburan seolah mercon yang ditembakkan ke cakrawala malam indah bukan buatan. Janji-janji tersebut seperti soal Sembako murah, kemudahan mencari kerja, program pro petani, pendidikan gratis blablabla.. So Sweet… Apakah Anda percaya? Biarkan hati nurani Anda yang menjawab.
Janji-janji, pada dasarnya merupakan salah satu cara untuk menarik simpati seseorang atau orang banyak. Tak bisa dipungkiri, janji-janji mengandung aura motivasi dan punya daya gerak luar biasa secara psikologis. Pada kasus janji-janji kampanye, banyak yang terbuai namun kemudian banyak pula yang tersadar ternyata janji tinggalah janji karena berhenti hanya sebatas slogan. Bila sudah begini, tentunya model kampanye konvensional sudah tidak cocok lagi digunakan dan harus diganti dengan strategi kampanye kreatif yang lebih simpatik dan meyakinkan.
Kampanye kreatif tersebut salah satunya mungkin bisa mencontoh kampanye pemasaran yang dipakai Djarum Black, yang terbukti berhasil mensinergikan kampanye pemasaran secara online maupun offline sehingga brand Djarum Black menancap kuat di masyarakat, terutama di tengah-tengah komunitas bentukannya, yakni Black Community.
Contoh lain keberhasilan mensinergikan kampanye politik secara online dan offline adalah seperti yang diterapkan Obama ketika bertarung memperebutkan kursi kepresidenan AS. Tak hanya sukses mengkomunikasikan ide-ide soal perubahan (change) di forum debat, presiden pertama di Amerika yang berkulit hitam itu juga sukses membangun jaringan rakyat (offline) berbasis komunitas dan kemudian diwadahi secara apik melalui website pribadi/blog maupun melalui situs jejaring sosial (online).
Begitu maksud saya, Boi. Oya, sewaktu menyelesaikan postingan ini, hati saya sedikit tenang dan senang. Ada apakah gerangan? Cuma berkaitan dengan postingan saya kali ini yang tercatat sebagai postingan ke-21 keikutsertaan saya pada Djarum Black Blog Competition (DBBC) yang diadakan Djarum Black. Artinya, secara administrasi posisi saya cukup aman karena salah satu syarat DBBC harus memuat minimal 20 artikel dengan keyword. Seperti para Caleg yang berdebar-debar menantikan pengumuman KPU, hati saya pun juga sama berdebarnya menantikan pengumuman DBBC. Hmm….
Rabu, 25 Maret 2009
“New Wave Marketing Award” Djarum Black

Bukti Kesungguhan Menggarap Potensi Kreatif
Satu lagi informasi yang saya dapat dari hasil penelusuran di search engine mengenai raihan Djarum Black. Berkat strategi marketing yang dijalankan, Djarum Black diganjar predikat New Wave Marketing Award (NWMA). Hebat yah…
Sebetulnya, pencapaian ini sudah cukup lama diraih Djarum Black, yakni pada 31 Juli 2008 lalu, persisnya. Predikat ini diberikan oleh sebuah lembaga konsultan di bidang pemasaran, MarkPlus, yang menganggap Djarum Black berhasil mengintegrasikan kampanye pemasaran online dan offline berbasis komunitas sehingga brand Djarum Black menancap kuat di benak target market. Penjualan Djarum Black pun meningkat setelah melakukan kampanye pemasaran tersebut.
Kampanye pemasaran offline yang dimaksud adalah; Djarum Black sebagai sebuah brand (merek dagang) telah secara positif menggalang komunitas brand, yakni Black Community. Dan, sudah tidak diragukan concern Djarum Black menggelar even-even positif bagi komunitas bentukannya seperti Black Innovation Award, Black Motodify, Autoblacktrhough maupun Djarum Black Blog Competition. Sedangkan kampanye pemasaran online sendiri adalah hadirnya situs seperti www.autoblackthrough.com sebagai salah satu terobosan besar dalam proses penggalangannya di dunia maya.
Sekali lagi, meski berita ini telah cukup lama dirilis, namun tetap relevan mengingat, seperti dikemukakan Founder dan CEO MarkPlus Hermawan Kartajaya, kondisi perekonomian Indonesia yang saat itu dikejutkan oleh laju inflasi yang melonjak menjadi 11,03% pada Juni 2008. Tingginya laju inflasi ini tentu saja mengkhawatirkan perekonomian tanah air karena menyebabkan terjadinya penurunan daya beli masyarakat. Berikutnya, para investor dan pelaku usaha juga akan mengerem ekspansi usahanya dikarenakan permintaan konsumen yang menurun.
Oleh sebab itu, Hermawan mendorong para pemasar untuk mulai melupakan perang harga dan mulai menerapkan strategi pemasaran kreatif sehingga bisa keluar dari krisis dan tampil menjadi pemenang. Berhubung saat itu MarkPlus memberikan penghargaan NWMA kepada Djarum Black, tentu kita paham maksud strategi pemasaran kreatif yang dimaksud Hermawan tentu seperti apa yang telah dilakukan oleh Djarum Black dengan suksesnya mengintegrasikan kampanye pemasaran online dan offline. Sukses!
Langganan:
Postingan (Atom)



